Selasa, 19 Juni 2012

Batu Saluran Kencing


Batu saluran kencing terbentuk oleh pengendapan berbagaimacam larutan dalam saluran kencing. Batu tersebut mengandung calcium oxalate (60%), triple phosphate stone (campuran kalsium, phosphate dan ammonium) (30%), asam urat (5%) dan sistein (1%).




Epidemiologi

Laki-laki lebih banyak terkena batu saluran kencing daripada perempuan. Prevalensiya ±3%.



Patogenesis

·         Hipelkalsiuria : 65% pasien mempunyai hiperkalsiuria idiopatik.

·         Teori nukleasi : sebuah kristal atau benda asing sebagai nukleus dalam proses kristalisasi pada urin yang mengalami supersaturasi.

·         Teori matriks batu : protein matriks yang disekresikan oleh sel tubular bekerja sebagai pemacu kristalisasi pada urin yang mengalami supersaturasi.

·         Dehidrasi

·         Infeksi : batu staghorn  triple phosphate dibentuk oleh aksi organisme yang memproduksi urease (Proteus, Klebsiella), yang memproduksi ammonia sehingga urin menjadi basa. Schistomiasis merupakan predisposisi batu vesica urinaria dan juga kanker.



Patologi

Batu staghorn berukuran besar, mengisi pelviks dan kaliks renalis dan menyebabkan pyelonefritis yang kambuh-kambuhan dan kerusakan parenkim ginjal.

Batu jenis lain yang lebih kecil bervariasi ukurannya mulai dari 1-2 cm. Batu tersebut menyebabakan obstruksi saluran kencing biasanya adalah ureter. Batu pada kaliksbiasanya  menyebabkan hematuria, batu pada vesica menyebabkan menyebabkan infeksi.



Manifestasi Klinis

Batu kaliks biasanya asimptomatik.

Batu staghorn menyebabkan nyeri pada regio flank dan saluran kencing bagian atas.

Batu ureter menyebabkan nyeri kolik yang menjalar dari loin ke groin dan kescrotum atau labia dengan hematuria makro ataupun mikro.

Batu vesica muncul dengan sumbatan aliran urin yang tiba-tiba, nyeri perineal dan nyeri pada ujung penis.



Pemeriksaan Penunjang

·         Darah rutin, urin rutin, creatinin serum, kalsium, fosfat, asam urat

·         Urinalisis

·         Kultur urin

·         Foto polos abdomen

·         IVP

·         Renografi



Penatalaksanaan

Hal yang paling penting dalam penatalaksanaan batu saluran kencing adalah:

Antinyeri untuk nyeri kolik.

Intake cairan yang tinggi.

80% batu akan keluar secara spontan. Batu berukuran <4mm akan lolos sedangkan batu >6mm tidak dapat keluar.

Indikasi untuk intervensi adalah:

-          batu ginjal: simptomatik, obstruksi, obstruksi, staghorn

-          batu ureter: gagal untuk keluar, batu yang ukurannya besar, obstruksi, infeksi

-          batu vesica: untuk mencegah komplikasi

Prosedur intervensi:

-          ESWL untuk batu yang ukuran kecil atau medium

-          Percutaneus nephrolithotomy untuk batu ureter bagian proksimal

-          Contact lithotrypsy

-          Open surgery : ureterolithotomy, nephrolithotomy

-          Mechanical lithotrypsy

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar